jump to navigation

Dokter vs Pasien Januari 27, 2012

Posted by Rio in Humor.
4 comments

Seorang pasien wanita jatuh cinta dengan dokter giginya sampai mereka seakan tidak dapat dipisahkan lagi.

Dokter : “Sayang, sudah saatnya kita mulai untuk tidak usah bertemu lagi, karena suatu saat kemungkinan hubungan kita akan terbongkar oleh suami kamu bila kita begini terus”
Pasien : “Tenang sayang, suamiku itu bodoh. Buktinya udah 6 bulan ini dia tidak pernah curiga kalau aku sering alasan pergi ke dokter gigi”
Dokter : “Iya sayang, tapi sekarang gigimu tinggal satu”
_________________________________________________________________

Pasien : “Dok… setiap saya minum kopi dari cangkir, rasanya mata kanan saya seperti ada yang menusuk-nusuk dok.”
Dokter : “OOO.. itu masalahnya. Kalo begitu, setiap mau minum kopi keluarkan dulu sendoknya dari dalam cangkir.”
Pasien : “O… Terima kasih, Dok..”

Iklan

Ayahku seorang yang kaya Januari 27, 2012

Posted by Rio in Cerpen.
2 comments

Pria berusia 60-han yang mulai terlihat helaian-helaian putih pada rambutnya sedang mengayuh sepeda antiknya bersama kedua cucunya dari sebuah sekolah TK.

“Kakek, tadi ipin belajar nulis lho kek,” cetus ipin memulai obrolan. ” oo,, iya,,? kak niha belajar apa kak,,?” tanya kakek kepada niha. niha adalah kakak sepupu si ipin (sebaya). “kakak belajar nyanyi kek ehehe,,,,,,” jawab niha. “Cucu kakek udah mulai pinter sekarang,, yang rajin lo blajarnya di rumah,, jangan main-main terus nanti jadi bodoh” kakek menasehati. “Iya dong kek, iya kan kak niha,,?” cela ipin mencari dukungan kakaknya. “O kek, om nang kapan ya pulangnya?” tanya niha tiba-tiba. ” Iya bentar lagi juga pulang, o’om sekarang masih keja,” jawab kakek sambil mengayuh sepeda antiknya. “Kring kring,,,, kring kring,,” kakek memberi isyarat seraya sampai di depan rumah papan yang terlihat mulai lapuk di mamah usia. “Turun turun udah sampai,,” lalu menyuruh kedua cucunya untuk segera turun dari sepeda. Apa lagi, si ipin dan niha segera berlari ke dalam rumah sambil memanggil neneknya. “Neneeeeek,,,,,,,, kakak udah pulang nih sama ipin,,,,,,,,,” terus menuju dapur menghampiri si nenek yang baru saja selesai memasak. Nenek ” Eit,,,,,, kak niha, ipin,, ganti bajunya dulu trus panggil kakek, kita makan sama2 ya,, cepeet,,!!” “Iya nek” serentak mereka berdua. Setelah ipin memanggil kakek lalu merekapun menikmati hidangan makan siang bersama2.

Hemm,, itulah hari-hari yang di lalui ayah dan Ibu saya yang kini di temani keriuhan dan kenakalan cucu2nya. O iya, saya kenalin dulu, sikakek tadi adalah ayah saya, sedangkan Ipin dan Niha adalah keponakan saya (anak dari kedua kakak saya, si niha anak kakak pertama saya Wati, si ipin anak kakak ke2 saya Pani), dan si nenek tentunya Ibu saya tercinta  hehe,,,

Ayah.

Ayah saya adalah seorang yang sangat sabar, tidak pernah memukul anak nya dengan kedua tangnya apa lagi dengan pemukul. Menegur kesalahan-kesalahan kami (anak-anaknya) dengan bijaksana. Beliau juga seorang yang sangat kaya. Hemm, mungkin sobat heran masak orang kaya, cuma naik sepeda antik dan punya rumah papan yang mulai lapuk?? hehe,, maksut saya ayah saya seorang yang kaya hati, tidak pernah mengeluh akan harta dunia.

Ketika almarhum kakek saya masih hidup, disatu malam beliau datang ke rumah kami untuk melihat keadaan kami sekeluarga. Pada malam itu jam 7:30 kira2, kakek saya melihat semua sepeda masih berada di luar rumah, angkong (kreta sorong) juga masih di luar, lalu apa yang terjadi,?? kakek saya marah sekali dengan ayah dan ibu saya. Ayah saya hanya diam mendengarnya tanpa memberi alasan. Maklumlah di desa kami dulu banyak pencurian di malam hari. Kakek saya marah dgn sikap ayah saya yang tidak pernah merasa khawatir dengan barang2 kepunyaanya bila nanti di curi orang.

Ke esokan harinya sya (berusia8-9thn) bertanya kepada ayah knpa kakek marah. Ayah tersenyum lalu berkata, ” Hemm,, kakek marah karna sepeda kita belum di masukin ke rumah, nah itukan tugas2 mu kemana aja kamu tadi hayo?? ayah menjelaskan sambil mengingatkan akan tugas2 saya hehe.. Lalu beliau berkata lagi, “Denger nar,” (itulah panggilan saya sewaku kecil di keluarga) “seandainya sepeda, atau barang2 kita kena curi, bapak belum tentu menyalahkan si pencuri tadi,,”  saya terdiam penuh tanya sambil menyimak kata2 beliau. “Semua itu cuma titipan Allah dan kita hanya menjaga sebaik mungkin, bila suatu saat kita kehilanganya itu berarti kita tidak lagi diizinkan untuk menjaga dan menggunakanya, jadi kalau kamu masih ingin punya sepedamu ya di jaga baik2.” Iya yah,,, jawab saya menyadari kelalaian akan tugas harian.

Waktu itu sudah 20thn berlalu dan ayah saya mulai terlihat lelah, betapa aku ingin melihatnya tersenyum bangga melihatku.

“Ayah aku akan selalu berusaha membuatmu bangga, meski dahulu engakau tidak mampu membiyayai pendidikanku.

Maaf belum terisi. Januari 4, 2012

Posted by Rio in Cerpen.
4 comments

Jika anda mempunya kisah hidup anda atau temen anda, posting cerita anda ke riosunario07@gmail.com saya akan muat disini beserta nama pengirim dan pengarang. (sesuai permintaan)

Minum obat sekaligus bisa pindah kamar. Januari 4, 2012

Posted by Rio in Humor.
2 comments

Seorang pasien bernya pada dokterya…
Pasien : “Dok, bagaimana kesehatan saya…??”
Dokter : “Kamu enggak apa-apa, dengan minum obat yang teratur, kamu kan cepat sembuh.”
Pasien : “Gimana kalau saya minum obatnya sekaligus dok?”
Dokter : “Nggak masalah, paling kamu cuma akan pindah kamar.”
Pasien : “Berarti saya sembuh dok???”
Dokter : “Nggak, cuma akan pindah ke kamar mayat!”